Minggu, 09 Oktober 2011

Peran Keluarga dalam perkembangan kepribadian anak

  1. Kedua Orang tua harus mencintai dan menyayangi anak-anaknya
             Ketika anak-anak mendapatkan cinta dan kasih sayang cukup dari kedua orangtuanya,maka pada saat mereka berada di luar rumah dan menghadapi masalah-masalah baru mereka akan bisa menghadapi dan menyelesaikannya dengan baik. Sebaliknya jika kedua orang tua terlalu ikut campur dalam urusan mereka atau mereka memaksakan anak-anaknya untuk mentaati mereka,maka perilaku kedua orang tua yang demikian ini akan menjadi penghalang bagi kesempurnaan kepribadian mereka. 


2. Kedua Orang tua harus menjaga ketenangan lingkungan rumah dan menyiapkan ketenangan jiwa anak-anak 

              Karena hal ini  akan menyebabkan pertumbuhan potensi dan kreativitas akal anak-anak yang pada akhirnya keinginan dan kemauan mereka menjadi kuat dan hendaknya mereka diberi hak pilih.


     3.  Saling menghormati antara kedua orang tua dan anak-anak
              
             Saling menghormati artinya dengan mengurangi kritik dan pembicaraan negatif sekaitan dengan kepribadian dan perilaku mereka serta menciptakan iklim kasih sayang dan keakraban,dan pada waktu yang bersamaan kedua orang tua harus menjaga hak-hak hukum mereka yang terkait dengan diri mereka dan orang lain. Kedua orang tua harus bersikap tegas supaya mereka juga mau menghormati sesamanya. 


      4.   Mewujudkan Kepercayaan

               Menghargai dan memberikan kepercayaan terhadap anak-anak berarti memberikan penghargaan dan kelayakan terhadap mereka,karena hal ini akan menjadikan mereka maju dan berusaha serta berani dalam bersikap. Kepercayaan anak-anak terhadap dirinya sendiri akan menyebabkan mereka mudah untuk menerima kekurangan dan kesalahan yang ada pada diri mereka. Mereka percaya diri dan yakin dengan kemampuannya sendiri. Dengan membantu orang lain mereka merasa keberadaannya bermanfaat dan penting.


      5.   Mengadakan Perkumpulan dan Rapat Keluarga (kedua orang tua dan anak).
       
                 Dengan melihat keingintahuan fitrah dan kebutuhan jiwa anak,mereka selalu ingin tahu tentang dirinya sendiri. Tugas kedua orang tua adalah memberikan informasi tentang susunan badan dan perubahan serta pertumbuhan ank-anaknya terhadap mereka. Selain itu kedua orang tua harus mengenalkan mereka tentang masalah keyakinan,akhlak,dan hukum-hukum fikihserta kehidupan manusia. Jika kedua orang tua bukan sebagai tempat rujukan yang baikdan cukup bagi anak-anaknya maka anak-anak akan mencari contoh lain; baik atau tidak baik dan hal ini akan menyiapkan sarana penyelewengan anak.
 

Dan yang paling penting adalah bahwa ayah dan ibu adalah satu-satunya teladan yang pertama bagi anak-anaknya dalam pembentukan kepribadian,begitu juga anak secara tidak sadar mereka akan terpengaruh,maka kedua orang tua di sini berperan sebagai teladan bagi mereka,baik teladan pada tataran teoritis maupun praktis. Ayah dan ibu sebelum mereka mengajarkan nilai-nilai agama dan akhlak serta emosional kepada anak-anaknya,pertama mereka sendiri harus mengamalkannya. 

wawan-junaidi.blogspot.com



Ikatan yang Mengikat

 
Hubungan keluarga yang baik tak terjadi begitu saja. Untuk mencapai kedewasaan dan mencintai hubungan di rumah, kamu membutuhkan komunikasi yang baik, kerja sama dan saling menghormati di dalam keluarga.



  • Berkomunikasi dan dengarkan.
  • Luangkan waktu bersama keluarga.
  • Saling mendukung satu sama lain dan tawarkan dorongan terhadap yang lain.
  • Pahami kepribadian masing-masing. Pahami bagaimana reaksi orangtua dan saudara terhadap situasi-situasi tertentu yang dapat membantu kita berkomunikasi lebih baik dengan mereka.
  • Jangan terlalu memasukkan segala hal ke dalam hati. Orangtuamu hanya ingin menjagamu tetap aman. Mereka menyayangimu. Mereka menginginkan yang terbaik untukmu, maka janganlah menutupi apapun dari mereka. Cobalah untuk lebih memahami mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar